Showing posts with label inspirasi. Show all posts
Showing posts with label inspirasi. Show all posts

Monday, February 28, 2011

Seni Menyantap Makanan

Beginilah kalau nunggu pesawat delay dan tidak ada kerjaan, blog menjadi sasaran.

Saya berpikir:

Selama ini nampaknya orang tua kita salah mendidik dalam hal memakan makanan. Pada dasarnya mereka akan berkata:

Semua lauk, sayur dan sebagainya adalah pelengkapnya Nasi, atau "teman"-nya nasi.

Ternyata hal tersebut tidak sepenuhnya benar.

Baru-baru ini aku menemukan teknik baru dalam menyantap makanan yang lebih berseni dan membuat kita lebih enjoy dalam menikmati makanan ataupun memilih makanan.

Teknik tersebut adalah:

Nikmati masing-masing makanan sebagai entitas yang berbeda.

Jangan pikirkan bahwa jenis makanan yang satu lebih penting dari jenis yang lain. Contohnya: Nasi lebih penting dari pada sayur. Atau Nasi lebih penting dari pada lauk. Hal tersebut membuat kita kurang enjoy dalam menikmati sayur kita ataupun lauk kita. Taruhlah makanan terpisah-pisah di atas piring kita. Kemudian nikmati satu-satu secara bergantian. Kenapa bergantian? Agar rasanya lebih beragam. Ketika puas menikmati jenis makanan satu, pindahlah ke jenis makanan lain. Begitu terus sampai seluruh makanan anda habis.

Hal ini akan membuat kita mengunyah lebih lama dan lebih menikmati setiap makanan di atas piring kita. Memang, waktu yang dibutuhkan akan lebih lama. Namun apa salahnya yah memberikan waktu sedikit untuk menyantap makanan kita? Toh, setiap hari kita makan. 2-3 kali sehari. Tentunya kita ingin setiap waktu makan kita berseni bukan?



Friday, February 18, 2011

Semua Karena Tuhan

Pernahkah anda merasa marah karena pelayanan buruk orang lain?

Atau

Pernahkah anda marah karena pelayanan buruk tersebut?

Hmm,

Aku memetik pelajaran penting hari ini. Segala sesuatu itu diijinkan oleh Tuhan. Jikalau Ia menginginkannya, pastilah terjadi, tidak perduli siapapun yang melakukan. Nampaknya aku sudah pernah menuliskan hal seperti ini sebelumnya di Blog ini.

Tapi tidak apa, tidak ada salahnya menguatkan.

Segala aspek kehidupan kita, bahkan sampai yang terkecil sekalipun adalah inisiatif Tuhan, jadi jikalau kita menginginkan sesuatu, atau berkata harus ke sana, atau ke mari, kembali berdoa kepadaNya. Utarakan dengan betul apakah memang Tuhan ingin kita ke sana.

Pegang ini seumur hidup kita, maka kita akan merasa bahagia, dan sedikit pula amarah.


Monday, February 07, 2011

Kesurupuan

Kesurupan atau possesed

Adalah kondisi di mana roh seseorang digantikan oleh roh jahat. Roh jahat ini bisa dimasukkan dalam kelompok iblis yang berasal dari Lucifer dan kawanan-kawanannya.

Kondisi ini sering kita jumpai di tempat-tempat terpencil yang dipercaya sebagai daerah teritori dari si roh jahat. Secara logis, sugesti manusia melalui berita dari mulut ke mulut membuat eksistensi dari si Roh jahat makin kuat.

Berbicara mengenai Roh jahat, hantu, penunggu dan lain-lain masih kontroversi. Sama seperti berbicara mengenai alam lain. Aku sendiri mempercayai bahwa yang namanya roh jahat, hantu, penunggu, setan dan lain sebagainya adalah masuk dalam kawanan iblis dengan modus operandi yang berbeda.

Maksud mereka sebenarnya hanya satu:

"membuat manusia jauh dari Tuhannya".

Dahulu modus operandi roh jahat ini berupa penyembahan terhadap roh nenek moyang, roh di pepohonan, dll. Namun nampaknya modus operandi seperti itu hampir-hampir tidak berlaku dikarenakan pemberitaan tentang Pencipta makin wide. Maka kawanan iblis memakai modus operandi lain seperti drugs, seks bebas, dll. Semua membawa seseorang

menjadi Tuhan atas dirinya sendiri, dan menepis kekuasaan Tuhan atas manusia.

Aku sendiri pernah mengalami "hampir" kesurupan. Ceritanya waktu itu saya dan teman-teman pergi sebagai EL '01 dalam acara akhir. Kami pergi ke suatu desa untuk membangun listrik di sana. Dalam perjalanan kami menggunakan tronton. Dan ketika sedang dalam perjalanan dengan setengah mengantuk kejadian itu terjadi.

Aku seperti digeser dari diriku sendiri.
Aku seperti digantikan dari diriku sendiri.

Seperti ada roh lain yang ingin menggantikan diriku.

Lalu kemudian aku tersadar. Dan melawan. Peperangan itu berlangsung sangat cepat. Perlawananku cukup kuat. Aku tidak tahu berapa lama hal ini terjadi. Yang aku tahu aku dalam kondisi setengah tidur.

Hmmh... untung saja aku berhasil melawan.

Lalu bagaimana melawan roh jahat ini:
1. Dekatlah dengan Tuhan senantiasa. (Nampaknya ini yang menyelamatkanku saat itu)
2. Seorang Pendeta pernah bercerita mengenai kesaksian dia mengusir Roh Jahat dengan Doa. Saat itu sebagai Kristen ia menaikkan Doa yang diajarkan Yesus sendiri kepada manusia, yaitu Doa Bapa Kami. Doa-nya sederhana. Hampir-hampir tidak menyebutkan secara spesifik mengenai pengusiran roh jahat. Tapi aku yakin Doa Bapa Kami mencakup semua aspek. Termasuk mengusir Roh Jahat.

Kemudian aku terbangun dari setengah tidurku. Aku tersenyum, dan kemudian tidur lagi. Kali ini lebih pulas.


Thursday, February 03, 2011

Pemain Sepak Bola

Aku masih sedikit terbingung-bingung...

Ketika mendengar nilai kontrak seorang pemain bola mencapai puluhan miliar rupiah, sementara nilai kontrak untuk para researcher berkisar hanya puluhan juta, hal ini membuat aku menjadi sangat bingung.

Itulah manusia...

Lebih mengutamakan sesuatu yang dinikmati secara langsung. Hiburan. Dihargai sangat mahal oleh manusia. Tetapi sesuatu yang dinikmati tidak secara langsung, yang menunjang kebutuhan sehari-hari malah sangat minim dihargai.

Mungkinkah anda hidup tanpa telepon seluler anda dalam sehari?

Hitung berapa kerugian yang anda derita!

Mungkinkah anda hidup tanpa menonton sepak bola, bola basket, tenis, atau turnamen olah raga lainnya?

Hitung berapa kerugian yang anda derita! (Bahkan hitung keuntungan istirahat yang anda peroleh)

Hmm... Memang seharusnya aku tidak mensimplikasikan hal ini menjadi seperti ini.

But, I'm, just saying...
It's just my tought...


Tuesday, September 22, 2009

Foto Profile

Gua sering memperhatikan foto-foto profil orang di tiap account situs jejaring yang aku ikuti. Semisal Facebook, Friendster, dan juga avatar di Yahoo Messenger atau tempat lain. Bermacam ragam ditampilkan. Ada yang foto narsis, the best spot mereka, perjalanan mereka ke luar negeri, foto dengan binatang peliharaan, foto dengan keluarga, dan lain sebagainya.


Yang menjadi sorotanku adalah ketika foto profil yang digunakan adalah gambar dari si pemilik account dengan satu atau orang yang dia sayangi atau kasihi. Terutama yang hanya satu orang. Untuk sepasang suami istri mungkin hal ini adalah hal yang lumrah, walaupun sebenarnya banyak juga pasangan yang tidak memasang foto mereka berdua. Namun untuk mereka yang masih dalam tahap menjajaki, ataupun mereka yang berfoto bersama sahabatnya,
menurut saya itu adalah hal yang sangat luar biasa. Aku salut kepada mereka.
Saya sendiri tidak bisa seperti itu.

(Btw, koq ini kata ganti orang pertama berubah-ubah mulai dari Gua, Aku sampai Saya yah. Bukti ketidakkonsistenan diriku nih).

Sebenarnya banyak beberapa koleksi fotoku bersama orang-orang terkasih. Ada hasrat juga sebenarnya untuk memasang foto-foto tersebut di foto profilku di Facebook, di Friendster ataupun tempat lainnya. Saat memasang itu aku seperti mendeklarasikan bahwa:
Ini lho orang yang ku kasihi. Yang dekat denganku. Yang berarti dalam hidupku dan mengisi kehidupanku.
Sebenarnya sih wajar saja yah, Tuhan menempatkan orang-orang tertentu di dalam kehidupan setiap orang. Dan memang sistemnya seperti itu. Tidak mungkin Tuhan menempatkan semua orang di dalam kehidupan seseorang. Pasti Ia akan memilih orang-orang tertentu yang akan dimasukkan dalam kehidupan orang tersebut, untuk membantu dia, untuk menjaga dia, untuk bersama dia melalui fase demi fase kehidupan. Dan aku percaya akan hal tersebut.
Namun itulah kelemahanku.
Aku tidak ingin orang tersebut tahu bahwa aku membutuhkan dia. Aku terlalu gengsi. "Emang siapa pula yang butuh loe? Gak ada loe juga gua sanggup koq bersenang-senang."

Atau pun juga keterbatasanku adalah aku tidak ingin orang lain tahu bahwa aku dekat dengan seseorang. Takut diledek-ledekin atau apalah. Takut dicap apalah oleh orang-orang lain. Takut distempel bahwa "oh.. mereka dekat, jadi jangan diganggu gugat."

Hal lain, aku takut kalau saat aku memasang foto profilku dengan teman dekat yang satu, teman dekat yang lain merasa kurang dihargai. "Oh.. ternyata selama ini gua cuma nomor dua di mata Sahat." Atau, "Oh.. ternyata dia sudah punya yang baru yah." Aku takut menimbulkan kecemburuan. Akh, begitu banyak pertimbangan dan ketakutanku.
"Sekarang coba semuanya diputar balik."
Bagaimana jikalau suatu waktu ternyata seseorang memasang fotoku bersama dia di foto profil account situs jejaring atau avatar-nya? Apa responku?
Hmm... sejujurnya, jikalau aku mengenal orang tersebut dan mengasihi dia, tentu aku akan menjadi sangat tersanjung. Aku akan berterima kasih kepadanya. Aku merasa spesial.
Tetapi kalau tidak kenal. Aku malah bertanya-tanya. Oh.. selama ini ternyata dia menghargaiku yah. Ehmm.. wow! Great! Tapi mungkin berhenti di situ saja. Aku biasanya malas untuk mengenal orang lebih dalam. Tapi biar bagaimanapun aku tetap tersanjung. Itu berarti hidupku berarti untuk orang lain. Wow! Great!

So, sebenarnya adalah hal yang baik yah memasang foto profil saat kita bersama dengan orang-orang terkasih dan tersayang. Hanya saja aku takut hal itu membuat sesuatu yang kontroversial. Mungkin bisa dengan mengganti foto profil kita sebulan dengan yang satu, sebulan lagi dengan yang lain, sebulan lagi dengan pacar, sebulan lagi dengan sahabat, sebulan dengan keluarga, sebulan dengan binatang peliharaan, sebulan sendirian, dsb. Biar adil. Tetapi nampaknya agak sulit hal tersebut saya lakukan, karena saya agak malas mengganti foto profil. Biasanya itu bisa terpajang selama 6 bulan atau bahkan sampai ditutup account tersebut.

(Ribet amat sih 'hat!! Foto profil aja mesti dipikirin segitunya)

Sunday, February 22, 2009

On The Second Thought

Ada beberapa hal, yang setelah gua pikir-pikir ulang, gua gak seharusnya melakukan itu.
"Bukan gitu kali, seharusnya seperti ini (sambil merebut keyboard dan mulai mencontohkan apa yang dia pertanyakan)."
Kejadiannya teman gua sedang minta diajari sesuatu. Instead of membantu, gua malah menyombongkan kemampuan gua itu kepada dia. On the second thought, dia juga kan punya kemampuan teknis lain yang gua nggak tahu. Dan emang sebenarnya pengetahuan adalah seperti itu: untuk dinformasikan, diteruskan, bukan untuk disombong-sombongkan dan merasa lebih. Sama sekali tidak! Pengetahuan hanyalah masalah kegigihan mencari informasi.
"Gak ah, mendingan hari rabu aja. Soalnya gini.. gini.. gini.. gini.. gini.. gini.. gini.."
Perihal membuat janji dengan teman-teman di hari senin yang gua gak bisa. Jadi mulai deh menghasut-hasut sana sini dengan memberikan analisa-analisa dan argumen-argumen yang membuat hari Rabu adalah hari yang paling oke. On the second thought, mendingan gua jujur aja waktu itu, gua gak bisa hari Senin karena sudah ada janji dengan yang lain. Kan gak semua acara juga mesti gua ikutin.
"Yah ini mah masih lumayan lah..."
Ceritanya teman gua bertanya perihal paduan suara yang sedang tampil di depan kami. On the second thought, harusnya gua bilang aja "gak tau". Karena waktu itu gua juga belum punya pandangan yang objektif dan komprehensif tentang bagus atau tidaknya kualitas suatu paduan suara. Cuman gua terlalu lame untuk mengakui itu. Hiks.

Dan, sebenarnya masih banyak lagi hal-hal yang seharusnya dapat kita respon dengan lebih positif, jikalau kita mau melepas ego kesombongan kita, atau ketidakjujuran kita.

Hmmhh.. manusia. Kita memang harus terus belajar menjadi lebih baik.

Wednesday, January 28, 2009

Pelajaran Dari Para Driver

Notabennya Departemen yang gua huni saat ini memiliki 5 armada mobil pengantar + 5 orang pengemudi (driver) nya. Terkadang kalau pekerjaan lagi penat, driver-driver ini adalah orang-orang yang asyik banget diajak ngobrol. Tentang banyak hal. Sambil menikmati indahnya Jakarta di malam hari, ngborol-ngobrol nglalur ngidul dan banyak sekali mendapatkan hal berharga. Berikut beberapa hal yang menurut gua inspiring banget belakangan.
Gue: Males banget kali pak gue..
Driver: Gue juga males kali bos. Tapi kalo gak dipaksain yah gak akan pernah bisa sih.
Pembicaraan kali itu perihal kemalasan gua nyuci mobil. Sebenarnya pernyataan dia itu cukup menjawab pertanyaan besar gua selama ini:
Gimana caranya mengatasi kemalasan?
sebab, biasanya kalau alasannya udah males pasti gua menyerah. Hmm.. nice answer dari pak driver yang satu itu.

Pada kesempatan lain.
Gue: Siapa Pak yang nelpon?
Driver: Temen, dia kuncinya hilang. Tadi sih duduk di situ, di tempat bos duduk. Baca koran.
Gue: Oh... gak ada tuh.
waktu berlalu beberapa detik.
Driver: Bos, maaf bos, coba tolong lihat dong bos di bawah sana. Kesian.
Spontan gua kaget banget mendengar kata itu: "Kesian." Udah lama banget gua gak mengerti akan hal tersebut. Mungkin karena udah kelamaan tinggal di kota Jakarta yang penat ini, membuat kasih gua menjadi luntur dan pendek. Udah lama juga gua gak mencurahkan kasih gua ke orang lain dengan total seperti itu. Setidaknya kasih yang mengharuskan gua sedikit berusaha. Biasanya gua akan langsung bilang gak bisa or gak ada. Atau, itu kan urusan loe. Hmm.. kali ini gua diingatkan. Entah dari mana pengaruh yang membuat kasih gua putus dan pendek seperti itu. Tapi nampaknya gua harus kembali berubah seperti dulu. Tulus membantu orang dan mau membantu orang.

Beberapa saat gua mencari sekeliling bangku di samping bangku kemudi yang sedang gua duduki. Dan ternyata memang kuncinya berada di situ. Akhirnya, kunci ketemu dan dikembalikan kepada driver lain yang membutuhkan itu. Gila, ketidakpedulian gua itu parah ternyata.

Terima kasih kepada para bapak-bapak driver, yang selalu setia menemani dan mengajar-ajari anak muda yang satu ini. Semoga bapak-bapak sekalian beserta keluarga diberkati Tuhan. Amin.

Thursday, August 07, 2008

Don't Judge Book by It's Cover

Honestly, truly from the deepest down of my heart. I never use this thing every time I buy book.

Secara gitu lho, gua tuh suka banget ngeliat paduan warna-warna bagus dan desain-desain keren. Jadi yah kalau ada buku dengan isi (eh..em.. maaf) kampung dan norak, tapi sampulnya bagus, pasti tetep aja gua beli. Secara, gua emang suka.

Hmm... biasanya sebutan untuk orang-orang seperti gua ini adalah: dangkal. Dan emang gua mengakuinya:

Gua adalah orang yang dangkal

Bukan cuma buku segala sesuatu gua lihat emang dari luarnya aja. Nggak tau, nurut gua tuh ya, kalau emang sesuatu itu udah hebat banget berarti gua menganggap sesuatu itu udah bisa membenahi dirinya luar dan dalam. Jadi gua langsung menilai luarnya dulu, baru liat dalem-dalemnya. Atau bisa juga digambarkan seperti ini kali yah kalo gua ngeliat sesuatu:

pertama ngeliat, ternyata oke: + (hmm... boleh juga)
ngeliat isinya, ternyata oke: + (mantab)
kesimpulan: ++

jadi kalo gua ngeliat begini:

pertama ngeliat: + (mantab)
isinya: - (dodol)
Kesimpulan: - + (okelah)

Tapi kecenderungan gua adalah, ketika gua ngeliat sesuatu yang luarnya aja udah gak enak dilihat, gua langsung males liat dalem-dalemnya. Okelah gua lihat, tapi biasanya gua udah bersifat offensive terlebih dahulu gara-gara penampilan luarnya.

pertama ngeliat: - (hancur)
isinya: - (cenderung gua ngeliatnya ancur. Kecuali bagus banget baru gua kasih nilai +)
kesimpulan: - - (hancur banget)

Jadi kalau suatu waktu gua ketemu bapak-bapak tua renta kaya raya tapi pake baju compang-camping, gua akan langsung nganggep bapak-bapak itu hancur. Hahahaha.

Ya emang gua begini adanya. Setidaknya gua mengakui diri gua sendiri dulu deh kalau gua itu emang dangkal. Dengan begini gua kan jadinya lebih rendah hati dan mau minta tolong kepada Tuhan untuk dibenahi. Mungkin aja ada coding gua yang rusak gara-gara pahitnya masa lalu gua dulu sehingga membuat gua dangkal begini. Dan satu-satunya pribadi yang bisa betulin coding gua yah berarti Sang Pencipta gua.


Terkadang manusia juga bersikap picik! Nggak mau menerima tolong itu yang dari Maha Kuasa untuk membenahi coding dirinya yang salah. Kebanyakan penolakan itu muncul karena Tuhan menggunakan manusia lain untuk membenahi coding kita itu. Piciknya kita manusia, KITA NGGAK MAU DIAJARI. Kita lupa bahwa Tuhan bisa pakai apa saja dan siapa saja untuk mengajari kita. Yang paling penting adalah PENGAJARAN ITU, bukan siapa yang dipakai. Bodohnya kita!

Atau, setidaknya gua seperti itu. Gua paling males diajari oleh orang lain. Dalam pikiran gua, siapa dia berani mengajari gua. Yah maklumlah, gua lahir dari keluarga Batak. Ehm.. atau gua mungkin gak boleh menggeneralisasi kayak gitu yah, emang guanya aja yang bebal. Mungkin karena ini juga gua masih dangkal terus sampai sekarang. Abis sejujurnya, gua genek (kesel plus eneg) sih kalo diajarin orang lain. Sok tahu banget menurut gua. Dasar yah gua bebal banget! Gak beralasan! Dan sombong!

Hmm... yah minimal gua mengakuinya dulu kalau gua dangkal, dan gua bebal gak mau diajari. Semoga dengan pelajaran ini gua bisa menjadi orang yang lebih baik. Amin.

Thursday, June 12, 2008

Friend is Forever

Berikut cuplikan pembicaraan gua dengan Amos, temen kampus yang udah lama gak kontak, 2 hari yang lalu:

sahat (6/10/2008 7:24:50 PM): masih inget gak 'mos

sahat (6/10/2008 7:24:58 PM): kita pernah buat lagu buat STPDN

sahat (6/10/2008 7:25:19 PM):

sahat (6/10/2008 7:25:25 PM): belakangan gua inget2 lagi.

sahat (6/10/2008 7:25:27 PM): wakakkakakakak

sahat (6/10/2008 7:25:38 PM): gua ngakak2 sendiri deh...

sahat (6/10/2008 7:25:39 PM): wakakakkaakakaka

sahat (6/10/2008 7:25:55 PM): aduh apa yah liriknya? gua udah lupa. kayaknya mantep banget tuh

sahat (6/10/2008 7:25:57 PM): Gb

photon132 (6/10/2008 7:29:22 PM): bro, barusan balesan2 gw sampe ga?

photon132 (6/10/2008 7:29:22 PM): gw tadi pake hape. tp suka bermasalah, jdnya gw skrg login pake komputer

photon132 (6/10/2008 7:29:22 PM): yoilah, gw inget lagu stpdn

photon132 (6/10/2008 7:29:41 PM): liriknya perasaan cuman "stpdn....(2x) seram sekali..."

photon132 (6/10/2008 7:29:46 PM): trus reff nya cuman ngulang2 "stpdn.. " doang

photon132 (6/10/2008 7:29:48 PM):

sahat (6/10/2008 7:30:25 PM): gak ah... perasaan masih agak puitis gitu ah...

sahat (6/10/2008 7:30:39 PM): stpdn... kau seram sekali

photon132 (6/10/2008 7:30:41 PM): yg gw inget itunya aja

sahat (6/10/2008 7:30:48 PM): stpdn... kau kejam sekali

photon132 (6/10/2008 7:30:56 PM): hahahaha

sahat (6/10/2008 7:31:21 PM): atau apa gitu. yang gua inget cordnya. Stpdn (C-F-G). Wakakakakakakakak

sahat (6/10/2008 7:31:30 PM): bukom kita masih ada gak yah... kan kita tulis di situ tuh

photon132 (6/10/2008 7:31:46 PM): hahaha.. betul sekali

photon132 (6/10/2008 7:31:48 PM): iya. kangen banget yak masa2 dulu itu

photon132 (6/10/2008 7:31:53 PM): dulu itu kita masih tingkat brp ya man?

sahat (6/10/2008 7:32:43 PM): tingkat 2 itu mah. Soalnya tingkat 3 gua udah serius belajar (Hahahaha.. gaya)

photon132 (6/10/2008 7:33:01 PM): cieeh

photon132 (6/10/2008 7:33:03 PM): boong banget

photon132 (6/10/2008 7:33:05 PM): jelas2 tingkat 3 kita masih ngurus EEE

sahat (6/10/2008 7:33:28 PM): oh iya... di situ juga ada yang kocak banget. Gua inget MOS.

sahat (6/10/2008 7:33:44 PM): Waktu wawancara Pak Wisnu gaya Wanita Tuna Susila

photon132 (6/10/2008 7:33:52 PM):

sahat (6/10/2008 7:33:53 PM): Ya ampun 'Mos..................

photon132 (6/10/2008 7:33:54 PM): bener banget

photon132 (6/10/2008 7:34:01 PM): yg pake nutup2in muka segala karena malu

sahat (6/10/2008 7:34:03 PM): hakhakahkahdkfhakhfkashdfkakahkahkahkaakha

sahat (6/10/2008 7:34:06 PM): akhkahakhakhakhakahkahakhakhakah

sahat (6/10/2008 7:34:09 PM): gilaaaaaaa.......

sahat (6/10/2008 7:34:20 PM): wakkakakakakakakakakkakakakaka

photon132 (6/10/2008 7:34:27 PM): hat, nomor hp lo skrg yg mana yak? gw mo update

sahat (6/10/2008 7:34:28 PM): gua ngakak2 nih sekarang. hahahahahahhahaha

photon132 (6/10/2008 7:34:35 PM): yoi lucu banget

sahat (6/10/2008 7:34:35 PM): 081808604533

sahat (6/10/2008 7:34:40 PM): cacat tuh.

sahat (6/10/2008 7:34:50 PM): kita yang selalu becanda2 gitu di ruang panitia itu kan.

photon132 (6/10/2008 7:34:52 PM): udah ada deng

sahat (6/10/2008 7:35:06 PM): Wuih mantab abis kita dulu yah...

photon132 (6/10/2008 7:35:06 PM): yoi.. ruang IAE ya kalo ga salah?

sahat (6/10/2008 7:35:11 PM): iya ruang IAE.

photon132 (6/10/2008 7:35:25 PM): yg keren itu

photon132 (6/10/2008 7:35:25 PM): sama fatin dll jg

photon132 (6/10/2008 7:35:25 PM): mantap banget men

photon132 (6/10/2008 7:35:25 PM): pas acaranya pake batik seragam

sahat (6/10/2008 7:35:30 PM): Gua jadi tergerak nih pengen nyumbang departemen. Eh, sekolahan.

sahat (6/10/2008 7:35:34 PM): iya.

sahat (6/10/2008 7:35:47 PM): kita tuh kreatif juga yah zaman dulu. bisa dihandalkan juga

photon132 (6/10/2008 7:36:02 PM): iya hat

photon132 (6/10/2008 7:36:15 PM): kangen berat

photon132 (6/10/2008 7:36:15 PM): masa2 di bandung enak banget

photon132 (6/10/2008 7:36:33 PM): kacaw nih, gw bakal mulai lupa kenangan2 itu kalo ga pernah diobrolin lg sama anak2

sahat (6/10/2008 7:37:05 PM): gua juga udah agak2 lupa. sampai suatu hari gua berkendara motor trus gua liat STPI

sahat (6/10/2008 7:37:18 PM): gua langsung inget STPDN. Gua inget lagu itu. Gua inget loe.

sahat (6/10/2008 7:37:30 PM): Iiihhh... cacat abis yah kita dulu...

photon132 (6/10/2008 7:37:39 PM): hahahhaah

photon132 (6/10/2008 7:38:01 PM): btw, nomor lo yang 0816779513 masih dipake ga?

sahat (6/10/2008 7:38:13 PM): gak. dihapus ajah.

photon132 (6/10/2008 7:38:13 PM): nomor gw 0811 818 360, udah update blm loe?

photon132 (6/10/2008 7:38:26 PM): sip

sahat (6/10/2008 7:38:29 PM): udah ah...

photon132 (6/10/2008 7:38:45 PM): lo dimana man?

photon132 (6/10/2008 7:38:45 PM): maish kerja?

sahat (6/10/2008 7:38:46 PM): Eh, btw satu lagi yang tiba2 gua inget. Gua kan pernah nginep di tempat loe ya Mos

sahat (6/10/2008 7:39:09 PM): di rumah 'mos. (CENSORED)

photon132 (6/10/2008 7:39:16 PM): di jakarta kan ya

photon132 (6/10/2008 7:39:16 PM): hahaha

photon132 (6/10/2008 7:39:16 PM): bener banget

photon132 (6/10/2008 7:39:18 PM): ok ok

photon132 (6/10/2008 7:39:26 PM): lo skrg tinggal di rumah lo di jkt kan?

sahat (6/10/2008 7:39:27 PM): waktu itu acara apa yah gua bisa ampe nginep

sahat (6/10/2008 7:39:36 PM): iya dong. Priok is the best gitu lho.

photon132 (6/10/2008 7:39:44 PM): iya ya.. dulu acara apa ya.. nyari dana kulker bukan ya? kyknya bukan ya

sahat (6/10/2008 7:39:54 PM): kayaknya dana natal deh

photon132 (6/10/2008 7:40:06 PM): oh iya deng

photon132 (6/10/2008 7:40:06 PM): bener2

sahat (6/10/2008 7:40:08 PM): kyknya bukan yah...

photon132 (6/10/2008 7:40:08 PM): berarti udah lebih lama lagi

photon132 (6/10/2008 7:40:10 PM): itu mah masih tingkat 3 jg kalo ga salah

sahat (6/10/2008 7:40:27 PM): oh iya tuh. waktu itu kita bersekongkol bersama melawan Jauhari.

photon132 (6/10/2008 7:40:33 PM):

photon132 (6/10/2008 7:40:36 PM): bener banget

sahat (6/10/2008 7:40:39 PM): Atau Johari sih dia?

photon132 (6/10/2008 7:40:43 PM): pmk perjuangan itu cikal bakalnya dari situ jg ya

photon132 (6/10/2008 7:40:56 PM): johari klo ga salah

photon132 (6/10/2008 7:41:05 PM): johari bekson sijabat bukan?

sahat (6/10/2008 7:41:07 PM): iya bener. dari fansus di kantin (plano)

sahat (6/10/2008 7:41:10 PM): meni hapal loe

photon132 (6/10/2008 7:41:15 PM): keren jg kita ya dulu

photon132 (6/10/2008 7:41:21 PM):

photon132 (6/10/2008 7:41:21 PM): fanta sus

photon132 (6/10/2008 7:41:21 PM): fanta susu

photon132 (6/10/2008 7:41:29 PM): kangen berat.. kyknya waktu itu blm pernah fansusan lagi

sahat (6/10/2008 7:41:45 PM): wah.. ternyata banyak juga yah kenangan kita. gua pikir cuman STPDN itu doang.

photon132 (6/10/2008 7:41:46 PM): pa kabar lo bro? maish di ericsson ?

photon132 (6/10/2008 7:41:55 PM): banyak banget lah hat

photon132 (6/10/2008 7:42:29 PM): wong gw pernah ke kos lo jg waktu itu ngerjain proposal natal ato apa gitu ya lupa

sahat (6/10/2008 7:42:37 PM): mayan baik bro. Kemaren gua baru ditegor. Untuk tidak menjadi penyembah2 berhala masa kini. Masihlah di Ericsson. Yah, lagi berusaha menjadi lebih baik aja.

sahat (6/10/2008 7:42:59 PM): Yang mana tuh. Yang gua inget sih emang reramean kita dulu. Yang paling gua suka keketawaan.

photon132 (6/10/2008 7:43:01 PM): ditegor siapa? emangnya lo ngapain hat? dugem2an gitu?

photon132 (6/10/2008 7:43:05 PM):

photon132 (6/10/2008 7:43:20 PM): dulu kan lo ngenalin gw sama temen lo di maestro fm

sahat (6/10/2008 7:43:24 PM): Nggak. Waktu kemaren ibadah gereja. Dari kolose 4 ayat berapa gitu gua lupa

photon132 (6/10/2008 7:43:27 PM): bikin iklan buat acara natal

photon132 (6/10/2008 7:43:35 PM): ooo gt

sahat (6/10/2008 7:43:40 PM): Eh... waktu itu jadi pake suara loe gak sih 'mos?

photon132 (6/10/2008 7:43:52 PM): jadi hat

photon132 (6/10/2008 7:43:54 PM): tp gw cm sempet denger sekali di radio

photon132 (6/10/2008 7:44:00 PM): siapa temen lo? nanda ya kalo ga salah

sahat (6/10/2008 7:44:04 PM): iya..

sahat (6/10/2008 7:44:16 PM): hihihihi.. ternyata banyak juga keanehan kita dulu.

sahat (6/10/2008 7:44:18 PM): hahahhahahahaha...

sahat (6/10/2008 7:44:41 PM): trus loe pa kabar mos? ada sesuatu yang baru?

photon132 (6/10/2008 7:44:43 PM): trus latian nyanyi jg di ardan itu kan .. di studio

photon132 (6/10/2008 7:44:46 PM): kalo pertama kali banget kita suka ngobrol tuh kapan ya?

photon132 (6/10/2008 7:45:00 PM): gw? baek2 aja sih hat

photon132 (6/10/2008 7:45:07 PM): sejak maret gw ditugaskan di balikpapan

photon132 (6/10/2008 7:45:14 PM): hiks2 jauh dari teman dan keluarga

sahat (6/10/2008 7:45:28 PM): Wadoh... gua lupa. Pokoknya tadinya loe gak terlalu suka gabung2 di PMK. Trus gak tau kenapa, tiba2 lu gabung2.

sahat (6/10/2008 7:45:38 PM): Wadoh. Betah loe di sana?

sahat (6/10/2008 7:45:45 PM): Lu ngapain di sana Mos?

photon132 (6/10/2008 7:45:57 PM): sejauh ini sih gw betah2in aja.. not bad sih kotanya

photon132 (6/10/2008 7:45:59 PM): cuman bosen aja kalo di luar jam kerja

photon132 (6/10/2008 7:46:10 PM): gw kan kerjanya biasanya di tempat client , hat

photon132 (6/10/2008 7:46:22 PM): kemarin di jkt kan ditugasin di BP

photon132 (6/10/2008 7:46:24 PM): skrg gw ditugasin di Chevron disini

sahat (6/10/2008 7:46:30 PM): oh...

sahat (6/10/2008 7:46:41 PM): lu berapa lama sekali balik ke mari?

photon132 (6/10/2008 7:46:56 PM): kira2 satu-dua bulan sekali

photon132 (6/10/2008 7:47:12 PM): gw rencana cuti buat ke jkt akhir june

photon132 (6/10/2008 7:47:17 PM): cuman jumat sampe senen aja

sahat (6/10/2008 7:47:39 PM): oh..

sahat (6/10/2008 7:47:43 PM): gua mah gak betahan mos

sahat (6/10/2008 7:47:55 PM): kalo gua jadi lu. bisa2 gua gak bersyukur kali yah

sahat (6/10/2008 7:48:04 PM): tapi loe kan SPJ kan yah ke sana?

photon132 (6/10/2008 7:48:06 PM): abisan mo gmn lagi hat

photon132 (6/10/2008 7:48:21 PM): kalo gwpikir2..

photon132 (6/10/2008 7:48:39 PM): gw pikir, gw memang musti jalanin tahap ini di kehidupan gw

photon132 (6/10/2008 7:48:39 PM): SPJ apaan hat?

sahat (6/10/2008 7:49:18 PM): spj = surat ??? jalan. Pokoknya dana tambahan karena lu ditugasin di luar kota.

sahat (6/10/2008 7:49:27 PM): Keren banget lu Mos. Lu sampai berapa lama di sana?

photon132 (6/10/2008 7:49:42 PM): ya.. ada sih kompensasinya karena lokasi di balikpapan

photon132 (6/10/2008 7:50:07 PM): tp disini gw musti bayar kos, makan, ngurus diri sendiri. jd paling2 jatuh2nya mirip2 dengan kalo di jkt

photon132 (6/10/2008 7:50:17 PM): entah man.. minimal 2 tahunan

sahat (6/10/2008 7:50:38 PM): Wah.. mantab abis.

photon132 (6/10/2008 7:50:42 PM): eh btw, nomor hape lo cm yg tadi aja ya? gada esia ?

sahat (6/10/2008 7:51:11 PM): gak mos. itu aja.

photon132 (6/10/2008 7:51:17 PM): Sahat: Wah.. mantab abis. <-- ah biasa2 aja hat.. namanya juga serpis kompeni.. kulturnya beginilah.. dipindah2. hiks

sahat (6/10/2008 7:51:26 PM): btw, kabar abang ama adik loe gimana yah?

photon132 (6/10/2008 7:51:41 PM): abang gw (RUmbi) baik2 aja

photon132 (6/10/2008 7:51:49 PM): dia lg tesis s2nya

sahat (6/10/2008 7:51:56 PM): gua pikir serpis kompeni (ternyata service company)

photon132 (6/10/2008 7:52:12 PM): ade gw (Rumuel) masih kuliah semester 4

photon132 (6/10/2008 7:52:15 PM): hahaha

photon132 (6/10/2008 7:52:15 PM): gimana lo? selain kerja.. ngapain aja?

sahat (6/10/2008 7:52:40 PM): abang lu s2 di mana mos? adek loe jadinya kuliah di mana?

sahat (6/10/2008 7:52:51 PM): gua suka seneng2 di gereja mos.

sahat (6/10/2008 7:53:09 PM): banyak temen2 juga di sana

photon132 (6/10/2008 7:53:27 PM): rumbi s2 di ui, ambil managemen komunikasi. muel di YAI, ambil psikologi. doain ya hat supaya abang gw abis kuliah bisa dapet kerja yg bagus

photon132 (6/10/2008 7:53:39 PM): iya hat.. it's a good habbit of yours.. hang out sm temen2 gereja

photon132 (6/10/2008 7:53:52 PM): pacar gimana hat?

sahat (6/10/2008 7:54:24 PM): sebenernya gak terlalu juga sih. Kadang gua jadi kehilangan hati melayani gitu mos. karena motivasi gua cuma main2 dan seneng2 aja. hedon banget deh gua.

sahat (6/10/2008 7:54:31 PM): (CENSORED)

sahat (6/10/2008 7:55:05 PM): (CENSORED)

sahat (6/10/2008 7:55:15 PM): lu gimana? masih dengan yang dulu?

photon132 (6/10/2008 7:55:40 PM): (CENSORED)

photon132 (6/10/2008 7:55:57 PM): (CENSORED)

photon132 (6/10/2008 7:56:23 PM): (CENSORED)

photon132 (6/10/2008 7:57:06 PM): (CENSORED)

sahat (6/10/2008 7:57:20 PM): (CENSORED)

sahat (6/10/2008 7:57:35 PM): hihihi.. ada maksud tertentu kali Mos dari Tuhan kenapa begitu.

photon132 (6/10/2008 7:58:02 PM): (CENSORED)

photon132 (6/10/2008 7:58:10 PM): (CENSORED)

photon132 (6/10/2008 7:58:21 PM): (CENSORED)

photon132 (6/10/2008 7:59:35 PM): (CENSORED)

photon132 (6/10/2008 7:59:44 PM): sori man curhat colonga

photon132 (6/10/2008 7:59:47 PM): sori man curhat colongan

sahat (6/10/2008 7:59:58 PM): hahahahhaha... ada aja loe. curhat colongan.

photon132 (6/10/2008 8:00:07 PM): Sahat: hihihi.. ada maksud tertentu kali Mos dari Tuhan kenapa begitu. <-- mudah2an gw bisa membaca maksudnya.

photon132 (6/10/2008 8:00:25 PM): semoga dikasih "pencerahan"

sahat (6/10/2008 8:00:48 PM): Iya gua yakin ada maksud tertentu tuh. Udah gitu meni ada penempatan segala di Balikpapan. Wah... mesti ada sesuatu yang spesial tuh.

photon132 (6/10/2008 8:01:03 PM): apa hubungannya hat?

sahat (6/10/2008 8:01:05 PM): Amin lah... semoga loe bisa menangkap MaksudNya

photon132 (6/10/2008 8:01:16 PM): yah, gw minta didoain ya hat

sahat (6/10/2008 8:01:20 PM): Gak tau ada hubungannya apa nggak. Namanya juga menerka2.

sahat (6/10/2008 8:01:29 PM): Sip... gua doain 'Mos.

photon132 (6/10/2008 8:01:32 PM): udah lama banget, bertahun2 kayak gini, ganggu hidup gw neh

photon132 (6/10/2008 8:01:49 PM): lo gimana hat? hehehe

photon132 (6/10/2008 8:01:51 PM): males ya cerita di YM?

photon132 (6/10/2008 8:01:58 PM): musti schedule ketemu nih

sahat (6/10/2008 8:02:00 PM): Iyalah.. gak seru banget.

sahat (6/10/2008 8:02:05 PM): masak di YM

photon132 (6/10/2008 8:02:23 PM): hehe, klo gw sih gara2 curcol yak

sahat (6/10/2008 8:02:30 PM): menyapu atau mencuci tuh yang di YM (hahahah naon sih)

sahat (6/10/2008 8:02:39 PM): hmm..

photon132 (6/10/2008 8:02:42 PM):

sahat (6/10/2008 8:03:17 PM): wah... ternyata seru juga yah.. mungkin sesekali gua akan menegur teman2 yang lain kayak gini.

sahat (6/10/2008 8:03:26 PM): ternyata banyak banget cerita yang bisa dikenang

photon132 (6/10/2008 8:03:33 PM): hahaha

photon132 (6/10/2008 8:03:35 PM): bener banget

sahat (6/10/2008 8:03:43 PM): mean while, gua lanjutin kegiatan gua yah 'mos di sore tenang ini

sahat (6/10/2008 8:03:51 PM): jarang2 gua punya sore tenang.

sahat (6/10/2008 8:03:59 PM): yakni mandi air hangat. hangat.

photon132 (6/10/2008 8:04:05 PM): siiip

sahat (6/10/2008 8:04:08 PM): Baik2lah kau di sana.

photon132 (6/10/2008 8:04:11 PM): ini udah malem hat

photon132 (6/10/2008 8:04:17 PM): haha

photon132 (6/10/2008 8:04:18 PM): sip.. take care jg

photon132 (6/10/2008 8:04:18 PM): God Bless

sahat (6/10/2008 8:04:26 PM): Keep praying... keep hearing... Gb

photon132 (6/10/2008 8:04:44 PM): thanks man

photon132 (6/10/2008 8:04:46 PM): you too

sahat (6/10/2008 8:04:49 PM): Mungkin pembicaraan ini bakal gua posting juga di blog.

sahat (6/10/2008 8:04:55 PM): seru juga soalnya.

photon132 (6/10/2008 8:05:01 PM): hehe.. tp bagian cur colnya jangan

sahat (6/10/2008 8:05:02 PM): hehehe.

sahat (6/10/2008 8:05:05 PM): oh iya...

sahat (6/10/2008 8:05:07 PM): nggak lah.

photon132 (6/10/2008 8:05:07 PM): sip sip

sahat (6/10/2008 8:05:15 PM): hihihihi

sahat (6/10/2008 8:05:19 PM): untung loe ingetin. nggak lah

sahat (6/10/2008 8:05:28 PM): gua bentuk paragraf aja.

photon132 (6/10/2008 8:05:32 PM):

photon132 (6/10/2008 8:05:39 PM): ntar lo email gw linknya yak

photon132 (6/10/2008 8:05:43 PM): ntar gw baca

sahat (6/10/2008 8:05:43 PM): btw, coba tengok sahathutajulubo.blogspot.com

sahat (6/10/2008 8:05:53 PM): ada pembicaraan gua sama victor juga di sana.

sahat (6/10/2008 8:06:18 PM): di bookmarks atuh alamat blog gua. biar bisa lu baca sewaktu2 kalo lagi bosen

sahat (6/10/2008 8:06:22 PM): ok. mandi dulu.

sahat (6/10/2008 8:06:37 PM): Gb Bro.

photon132 (6/10/2008 8:07:17 PM): seep

photon132 (6/10/2008 8:07:22 PM): tp serius gw, bagian cur colnya jgn dimuat

sahat (6/10/2008 8:19:43 PM): ok

Udah lama banget gak kontak sama B’ Amos ini. Terakhir ketemu perasaan waktu ngerayain ultah dia di Pizza Hut-Kelapa Gading. Ternyata begitu ngobrol lagi ama dia, banyak banget hal yang terlupakan. Ternyata gua ama dia itu udah sering banget dalam satu project. Berikut proyek-proyek yang gua inget yang gua kerjain bareng dia:

  1. Satu tim dalam Kopi Sore-nya EL. Gua inget. Kita tuh bersama dengan Fatin, dan Anggera pada ngurusin ngebuat Kopi Sore di Basement EL. Ngangkat-ngangkat alat musik. Nyiapin makanan. Nyebar poster. Sama Rindu AC juga. Nge-band bareng. Wah, seru deh pokoknya. Gua aja gak tau kalo ternyata gua bisa ngelakuin semua itu waktu kuliah.
  2. Satu tim sama Amos di Malam Alumni EL tahun 2004. Gua inget waktu itu Amos kerjanya wawancara senior-senior Purnabakti-nya Departemen Teknik Elektro, sementara gua yang jadi seksi acaranya. Inget juga waktu itu Malam ini dikoordinatori ama Mirza. Ada Rince juga. Ada Iya. Seru deh. Ngobrol-ngobrol di Sekre IAE. Berandai-andai nge-wawancara-in Ketua Jurusan, Para Purnabakti, ala Wanita Tuna Susila. Jadi berandai kalo mereka itu diwawancara dari samping, tampak miring, dan bagian muka yang terlihat ditutupi menggunakan telapak tangan. Hahahahahhahaha. Udah gitu jawabannya aneh-aneh lagi. Hahahahhaa. Ngakak-ngakak gua selama proyek itu di ruangan IAE. Seru banget dah.
  3. Satu tim Kepanitiaan Natal sama Amos. Ada Jeki, ada Victor, Jobek, segala macem orang ada di situ. Gua inget, si Amos (dengan suara Bass-nya) gua kenalin ama temen-temen gua di Maestro FM. Terus waktu Natal ITB 2004 itu pasang iklan di Maestro, yang ngisi suaranya Amos. Wah, manteb abis.
  4. Lupa.. kayaknya sih banyak. Hahahahahhaha.

Lepas chatting gua sadar, kalo predikat “teman” itu disandang orang untuk selamanya. Mungkin gua udah lama banget juga gak kontak sama Amos, mungkin gua juga gak terlalu perduli sama apa yang dia hadapi di kehidupannya. Tapi, once, kita bersinggungan lagi, teman akan tetap menjadi teman. Sekalipun gak pernah ngobrol, telpon, sms atau email, teman akan tetap menjadi teman. Sebab teman bukan sesuatu yang bisa dilepas begitu saja. Teman akan tetap sedia kalau-kalau temannya itu berada dalam masalah. Jadi kalo kamu ngerasa sendiri, sebatang kara di dunia ini, pikir dua kali deh.

Hmm… coba deh inget temen-temen lama kamu, terus coba list pengalaman kamu bersama dia. Terus kalau ternyata kamu punya YM-nya dia, hmm… gak ada salahnya lho kita negor dia dan ngobrol tentang masa lalu. Niscaya deh, kamu bakal kembali terkenang tentang apa "teman" itu sebenarnya. Hehe. Selamat berteman!